Viral Pengemudi Ugal-ugalan Karena Lihat Makhluk Gaib, Akhirnya Dihajar Polisi jawapos .com


Republik.in ~ Belakangan ini di media sosial Facebook dan Youtube sedang heboh video pengemudi yang ugal-ugalan dan dihakimi warga. Selain itu, di video berjudul "Purbalingga miki rame" itu juga terdapat anggota Polri yang ikut memukuli pengemudi.

Terkait hal itu, Mabes Polri melakukan klarifikasi dan mereka telah melakukan penyelidikan mendalam atas kejadian itu. Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto, kejadian itu berlangsung pada Kamis (2/3) lalu di kawasan Purbalingga, Jawa Tengah.

Jenderal bintang satu ini menuturkan, kejadian bermula ketika seorang pengemudi mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi B 1182 NKJ sedang dikemudikan ugal-ugalan oleh Waskito Budi Utomo (22). "Saat itu siang hari pukul 11.30, sopir mengendara dengan ugal-ugalan hingga menyebabkan macet di Jalan Letnan Sundani, Purbalingga. Lalu anggota Polri yakni Bripda Afifat Agung sedang berada di dekat kemacetan itu," kata Rikwanto, Senin (6/3).

Karena mengenakan pakaian dinas, warga lantas meminta Bripda Afifat untuk mengamankan sopir itu. Lalu Afifat bersama seorang rekannya bernama Agung Lumaksono menghampiri sopir ugal-ugalan dan meminta untuk menepi.

Bukannya menepi, si sopir itu malah memaki dan mengumpat kepada Bripda Afifat. Kemudian sopir itu melaju ke arah Desa Gemuruh dengan kecepatan tinggi dan zigzag.

Karena ulahnya itu, si sopir hampir saja menabrak pengendara sepeda motor dan truk tronton yang berlawanan arah. Si sopir terus saja mengemudi sampai perempatan Jalan MT Haryono. Di sana sopir semakin brutal dengan cara berputar-putar di perempatan.

"Tentu hal itu membahayakan pengendara lainnya. Anggota Polri yang mengejar langsung menghampiri sopir itu untuk mengamankannya," terang Rikwanto.

Lanjut mantan Kapolres Klaten ini menerangkan, belum sempat petugas datang, warga sudah menghentikan dan mengeluarkan paksa sopir itu. Warga yang kesal langsung menghujani sopir dengan bogem mentah.

Melihat hal itu, Bripda Afifat langsung berusaha mengamankan sopir dari amukan massa. Sopir ketika itu sudah dalam keadaan berdarah akibat dipukuli warga.

Ketika itu, Bripda Afifat telah menghubungi Aiptu Sutanto selaku Kanitpatroli Satsabhara Polres Purbalingga seraya mengamankan sopir. Tapi sopir yang telah diamankan malah memancing emosi Bripda Afifat dengan menarik kaki, sehingga Bripda Afifat ikut memukul sopir.

Sopir itu terus saja mengamuk dan berusaha lari dengan masuk ke mobilnya bagian jok depan kiri. Oleh Bripda Afifat, sopir langsung ditarik dan dibawa ke Cafe Kopi Cokelat Lava. Di situ dilakukan interograsi dan sopir melonjak dengan menjawab nada tinggi, Bripda Afifat pun kembali memukul dia.

Tak berapa lalma, sopir itu dibawa ke Polres Purbalingga. Ternyata sopir itu adalah tetangga salah satu anggota Polres Purbalingga dan ketika keadaan berdarah, sopir langsung dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Bunda, setelah itu, sopir langsung diserahkan ke keluarga.

Namun, buntut dari kejadian itu, video pemukulan terhadap sopir menjadi viral dan polisi ketika itu terlihat ikut memukuli sopir. Rikwanto berkata bahwa pemilik akun Facebook itu telah ditanyai mengapa mengupload video itu.

"Yang bersangkutan hanya sebatas memberikan pesan melalui medsos kepada masyarakat agar tidak ugal-ugalan saat mengemudi, kalau dilanggar akibatnya akan diamuk massa," terang Rikwanto.

Sementara itu, Waskito Budi yang menjadi sopir ugal-ugalan itu susah diajak komunikasi. Pasalnya masih bertingkah seperti anak kecil dan jawaban yang disampaikan tidak sesuai dengan permasalahan yang terjadi.

Dan diketahui dari keterangan keluarga bahwa sopir itu belakangan sering depresi. Saat kejadian itu, sopir beranggapan bahwa dia sedang ada di sirkuit balap. "Menurut keluarga sopir itu dia sering melihat makhluk gaib yang berperawakan tinggi besar hitam," sambung Rikwanto.

Parahnya lagi, sopir itu disebutkan bahwa sedang belajar ilmu hitam di daerah Kutasari, Purbalingga. Karena ajaran itu, dia sering bertingkah aneh. "Meski begitu, untuk anggota Polri yang mengamankan (Bripda Afifat) tetap diperiksa Propam Polda Jateng (karena ikut memukul sopir)
ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH
Sumber Berita : Jawapos.com
close
Berita Islam