Misteri 7 Orang Tewas Saat Tidur di Balai Desa, Akhirnya Terungkap


Republik.in ~ Dilansir dari detik.com dan merdeka.com, Beberapa warga Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, dikabarkan tewas saat tidur di dalam balai desa setempat.

Peristiwa ini diselidiki aparat kepolisian bersama instansi terkait lainnya dengan mendatangi lokasi kejadian.

Wakapolres Malang Kompol Decky Hermansyah membenarkan bahwa ada beberapa orang di dalam balai desa meninggal dunia, Jumat (29/9/2017).

"Ada laporan demikian, tim dipimpin KabagOps untuk mengidentifikasi para korban. Jumlah dan identitasnya masih dipastikan kebenarannya. Info awal korban tujuh orang," ungkap Decky dihubungi detikcom.

Tidak selang lama, Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung membenarkan kejadian tersebut. Petugas sedang bekerja di lapangan untuk melakukan olah kejadian perkara.

Tujuh orang tersebut dinyatakan tewas diduga akibat menghirup asap karbon monoksida (CO) yang bersumber dari sebuah genset. Tujuh orang tersebut meninggal dunia di Balai Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

"Iya. Ditemukan 7 orang meninggal dunia diduga karena menghirup asap karbon monoksida (CO) dari genset, " kata Yade saat dihubungi, Jumat (29/9).

Saat ini, petugas kepolisian sedang melakukan olah kejadian perkara di lokasi. Petugas meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui kejadian di lapangan.

Sementara itu, Humas Polres Malang Ipda Ahmad Taufik mengatakan, pihak kepolisian menerima laporan salah satu perangkat desa setempat, Jumat (29/9) sekitar pukul 07.00 WIB.

Saat itu dilaporkan tujuh orang meninggal dunia di ruang genset Kantor Balai Desa Ngadas. Ketujuh orang adalah dua orang petugas telepon seluler dan lima orang pekerja bangunan.

"Ke-7 orang korban tersebut diduga menghirup CO (karbon Monoksida) dari asap genset dan kekurangan O2 karena pintu balai desa tertutup semua dan tidak ada rongga udara, " katanya.

Ketujuh orang tersebut ditemukan meninggal dengan posisi tertidur di kursi tempat mereka tertidur.
ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIK.in
Sumber Berita : detik.com dan merdeka.com
close
Berita Islam