Kok Sebelum Tewas, Sopir Grab Terima Orderan dari Akun Brimob? Ini Penjelasannya

Orderan Terakhir Sopir Grab David Simanjuntak yang tewas dengan 26 tikaman di tubuhnya (Tribun Medan/Jefri)

Republik.in ~ Dilansir dari tribunnews.com, Sopir grab, David Simanjuntak yang ditemukan meninggal dunia di drainase, dikabarkan terakhir kali menerima order di Jalan Sutomo, Medan, Sumatera Utara, Minggu (24/9/2017) dini hari.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun-Medan.com, dari sejumlah kerabat di rumah duka menyebutkan orderan terakhir di Jalan Sutomo menuju Jalan Wahidin Medan.

Adapun akun yang mengajukan orderan adalah akun anonim dengan nama Den'Gegana Gegana Polda Sumut (Brimob). Bahkan, nomor ponsel pemesan grab tertera dalam aplikasi yang tersebar di media sosial para sopir grab.

Walaupun menggunakan akun Den'Gegana Gegana Polda Sumut (Brimob), sangat memungkinkan, akun ini palsu.

Besar dugaan, usai dibunuh oleh kawanan perampok, jenazah David Simanjuntak dibuang ke Jalan Sempurna, tidak jauh dari indekos elite berlantai tiga tersebut.

Jasad David pertama kali ditemukan satpam kos elite berlantai tiga, Hendro Siagian. Bahkan, ia berteriak saat melihat mayat di drainase.

Ia mengaku tidak mendengar adanya suara gaduh di lokasi ditemukan jenazah.

Hingga berita ini diturunkan kepolisian masih melakukan penyelidikan. Sedangkan jenazah telah selesai autopsi. Pihak keluarga sedang menunggu di rumah duka.
ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIK.in
Sumber Berita : tribunnews.com
close
Berita Islam